Tips Menghentikan Cegukan

Tips Menghentikan Cegukan | Info Kesehatan Kita
Tips Menghentikan Cegukan – Cegukan sangat mengganggu aktifitas, bahkan kita dibuat malu oleh sensasi unik ini. Coba saja ketika kita sedang menghadiri rapat atau resepsi dan cegukan datang. Malu deh… untuk mengatasinya ada beberapa Tips Info Kesehatan Kita untuk menghentikan Cegukan. Kadar Karbondioksida yang tinggi dalam darah mampu menekan aktifitas saraf di otak yang bertanggung jawab atas cegukan. Untuk itu kebanyakan orang sering memberikan solusi bernafas dalam kantong kertas dengan meniup dan menghirup selama berkali-kali. Hal tersebut dimaksudkan agar kita dapat menghirup udara yang mengandung karbondioksida. Teknik lain untuk meningkatkan kadar karbondioksida adalah dengan cara menahan nafas selama mungkin dan menelan ketika cegukan dirasa akan datang.
Solusi lain yang pernah dianjurkan untuk menghentikan cegukan dengan membungkukkan badan sampai jari tangan dapat menyentuh ibu jari atau tidur berbaring dengan kedua lutut ditekuk ke arah perut selama beberapa menit sampai cegukan hilang. Bila cegukan tak kunjung hilang dan tetap bertahan beberapa jam bahkan sampai hitungan hari, maka perlu dikonsultasikan dan mendapat pertolongan medis seperti penggunaan obat yang berdasarkan petunjuk dokter. Apabila obat-obatan tak dapat membantu, dapat dilakukan hipnosis dan akupuntur. Bahkan bila tidak kunjung hilang selama berbulan-bulan, tindakan terakhir adalah dengan melakukan pembedahan untuk menghancurkan atau memblok nervus frenikus. Demikianlah Tips Menghentikan Cegukan dari Info Kesehatan Kita. Semoga Bermanfaat.

Sumber :

Http://farms-area.blogspot.com/2008/11/cegukan-singultus.html
Http://id.m.wikipedia.org/wiki/cegukan

TIPS PERILAKU MENELEPON YANG SEHAT


TIPS PERILAKU MENELEPON YANG SEHAT – Pada masyarakat modern, HP sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Tahukah anda jika perilaku kurang tepat dalam menggunakan ponsel / HP dapat berujung pada terganggunya kesehatan? Berikut akan diutarakan beberapa perilaku yang kurang tepat dalam menggunakan ponsel dan tips solusi yang tepat :

  1. Jangan asal menyimpan ponsel, hindari menggantung atau dimasukkan dalam kantong bagian dada jika anda termasuk orang yang menderita arrhythmia (tak memiliki irama jantung yang tetap) atau jantung yang tak berfungsi secara sempurna. Anda pun sebaiknya tak terlalu sering menyimpan ponsel di kantung celana, dekat bagian pinggang atau sisi perut. Hal tersebut dikhawatirkan radiasi yang muncul akan mempengaruhi tingkat dan fungsi kesuburan. Solusi yang paling aman adalah menyimpan ponsel dengan meletakkannya di dalam tas yang dibawa.
  2. Jangan terlalu lama menempelkan ponsel di telinga, Mulailah mengubah kebiasaan menempelkan telepon sebelum panggulan tersambung. Ada kekhawatiran ketika ponsel sedang melakukan panggilan, akan mengeluarkan radiasi yang lebih kuat. Ketika nomor tersambung pun sebaiknya tak berlama-lama menelepon. Apalagi jika sedang menelepon, tiba-tiba sinyal ponsel melemah. Solusinya, sebelum benar-benar tersambung sebaiknya tak menempelkan ponsel ke telinga, gunakanlah bantuan earphone ketika anda menelepon dalam waktu yang lama.
  3. Jangan Mondar-mandir ketika menelepon, Banyak orang yang terbiasa menelepon sambil mondar-mandir. Entah mereka sibuk atau tak mau pembicaraannya didengar orang lain. Sinyal ponsel akan mengalami ketidakstabilan apabila anda mondar-mandir, dikhawatirkan radiasi sinyal yang tidak stabil akan mengganggu kesehatan anda. Solusinya tetaplah pada posisi anda dan tidak mondar-mandi ketika menelepon.
Jangan lagi kita meremehkan resiko dari radiasi HP ini karena akibatnya bisa fatal bagi organ tubuh kita. Jauhkanlah HP dari Anda sebisa mungkin ketika Anda tidak sedang memakainya. Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal , jantung, dan dikantung celana Anda karena ini bisa merusak ginjal, jantung, dan sistem reproduksi Anda! Semoga tips perilaku menelpon yang sehat ini bermanfaat. Salam Info Kesehatan Kita

Tips Pemberian ASI yang Baik dan Benar

info kesehatan kita

Tips Pemberian ASI yang baik dan Benar – Tahun pertama dari kehidupan bayi merupakan sangat penting dan bermakna. Saat inilah ikatan antara ibu dan bayinya terjalin kuat. Seringkali para ibu yang baru pertama kali mengalami banyak tantangan dalam merawat bayi mereka seperti dalam pemberian ASI. Berikan ASI segera setelah bayi lahir. Mintalah pada dokter atau bidan anda untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dan mengajarkan untuk menyusui denga benar. Dalam artikel kali ini akan dijelaskan cara memberikan ASI pada si buah hati dengan baik dan benar :

  • Cara menghisap, mulut bayi sebaiknya masuk sampai ke daerah puting dan aerola agar lebih efektif dan puting susu tidak lecet. Refleks menghisap bayi paling kuat merangsang produksi ASI;
  • Posisi ibu harus menyenangkan baik berbaring maupun duduk, Posisi yang benar adalah badan bayi sejajar dengan payudara, badan bayi menempel pada dada ibu dan dagu bayi menempel pada payudara ibu. Dorong bayi anda untuk membuka mulut dengan lebar dan puting susu dan aerola masuk seluruhnya dalam mulut bayi;
  • Keadaan ibu waktu menyusui harus santai dan rileks agar ASI keluar banyak, ajak bayi berbicara dan lakukan kontak mata dengan bayi anda. Komunikasi juga penting sebagaimana halnya menyusui itu sendiri;
  • Jangan memberikan makanan apapun sebelum ASI keluar, misalnya madu, air kelapa, air tajin, dsb.
  • Berikan Kolostrum, yaitu ASI yang kental dan berwarna kekuning-kuningan yang keluar pada hari-hari pertama menyusui. Kolostrum mengandung zat gizi dan kekebalan yang tinggi;
  • Berikan hanya ASI saja selama 4 – 5 bulan pertama karena ini merupakan periode usia emas anak, ASI saja sudah cukup untuk kebutuhan dan perkembangan bayi. Berikan sesering mungkin termasuk pada malam hari;
  • Gunakan kedua payudara secara bergantian pada setiap kali menyusui;
  • Lakukan perawatan payudara dengan membersihkan dan pijat payudara untuk merangsang produksi ASI;
  • Makan makanan yang bernutrisi tinggi dan banyak minum air putih;
  • Cukup istirahat dan hindari stress.

Salam Info Kesehatan Kita. Semoga bermanfaat.

Tips Hidup Sehat Bebas Stress

info kesehatan kita

Tips Hidup Sehat Bebas Stress – Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat. Banyak teori dari berbagai sudut pAndang mengenai stress. Dokter mengatakan stress adalah tegannya sel-sel rafat yang bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Psikolog mengatakan stress adalah awal dari berbagai gangguan mental. Dan banyak orang mengeluh dan merasa tersiksa dengan tumpukan pekerjaan di kantor. Mereka seringkali merasa terjebak karena tak dapat menolak tugas yang dibebankan atasan dan stress pun datang. Yahh… apapun itu apabila kita hidup sehat tak akan mengalami stress. berikut tips hidup sehat bebas stress, yaitu :

  • Bicarakan masalah anda, bicarakan apa yang menjadi beban anda dengan orang yang anda percaya, atau orang menyebut hal ini dengan “curhat“. Dengan berbicara dapat membantu meringankan perasaan anda;
  • Berpikir positif, berpikir positif membuat kita dapat melihat permasalahan menjadi lebih jernih;
  • Tenangkan diri dengan beribadah, Jangan lupa kepada tuhan agar hati kita menjadi tenang dan damai. Ingatlah bahwa segala seusatunya datangnya dari kehendak Allah;
  • Bersikap optimis, tidak ada masalah yang tak dapat terpecahkan asalkan kita mau untuk berusaha;
  • Lakukan hal yang membuat anda bahagia, apa yang anda suka? mendengarkan musik, nonton film, membaca, olahraga atau apapun yang menjadi hobi anda asalkan anda senang dan bahagia lakukanlah, itu akan menghindari stress;
  • Tetaplah tersenyum, tariklah bibir anda 2 cm ke kiri dan ke kanan, tahan 7 detik. Smileee… 🙂 “Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tigabelas otot untuk tersenyum.”

info kesehatan kita

Tetap semangat untuk hidup bahagia dan produktif dan yang terakhir…

selamat hari kesehatan mental sedunia (10 oktober 2011)

semoga bermanfaat. Salam Info Kesehatan Kita!

Sumber :

  • http://id.wikipedia.org
  • Promosi Kesehatan Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

TIPS MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG ANAK

TIPS MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG ANAKPerkembangan anak merupakan suatu peningkatan kematangan mental, kecerdasan emosi dan kepekaan sosial anak yang dapat dipantau menggunakan Kartu Kembang Anak atau alat tes psikologis lainnya. Sedangkan pertumbuhan merupakan perubahan fisik anak yang ditandai dengan bertambahnya berat badan dan tinggi badan anak yang bisa diukur secara rutin di Posyandu dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) yang harus dimiliki setiap anak. Pertumbuhan secara fisik lebih mudah diketahui karena dapat diukur dengan alat yang sudah umum dipakai, sedangkan perkembangan mental, kecerdasan emosi dan kepekaan sosial anak lebih sukar diukur karena bukan merupakan aspek fisik.

info kesehatan kita

Kapan kita bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak ?

Pertumbuhan dan perkembangan anak dimulai sejak anak berada dalam kandungan. Seluruh otak mulai terbentuk pada saat itu. Baik atau tidaknya proses tergantung dari berbagai hal. Kondisi ibu hamil sangat mempengaruhi pembentukan bayi. Baik kondisi fisik maupun kondisi psikologisnya. Misalnya ibu hamilyang kekurangan gizi akan cenderung melahirkan bayi dengan berat badan kurang atau hambatan dalam pembentukan otak bayi yang akhirnya dapat mempengaruhi kecerdasan anak, atau ibu hamil yang terkena depresi atau stres berat saat kehamilan dapat menjadikan bayi mempunyai potensi keterbelakangan mental atau gangguan emosi.

Lalu, apa yang harus dilakukan ?

Berikut tips yang harus dilakukan dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak :

  • Saat masih dalam kandungan

Bayi dalam kandungan sepenuhnya tergantung pada kondisi ibu. Ibu hamil yang sehat dapat mempermudah proses pertumbuhan bayi. Kalau pada masa itu asupan gizi pada ibunya kurang, asupan gizi pada janin juga kurang. Hal tersebut akan mengakibatkan perkembangan jumlah sel otak menurun, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi fungsi kerja otak. Periksakan kondisi ibu hamil secaa rutin di sarana pelayanan kesehatan setempat. Hal ini dimaksudkan agar jika ada kelainan pada kondisi kandungan dapat diketahui sedini mungkin. Jaga kondisi psikologis ibu hamil dari tekanan stress atau depresi. Sejak dalam kandungan, bayi sudah dapat diberi stimulus atau rangsang dini, seperti diperdengarkan musik dengan ritme yang lembut, doa-doa dan lain sebagainya (Baca juga : Terapi Musik Klasik Untuk Anak ). Hal ini dimaksudkan agar anak terbiasa belajar sejak dalam kandungan.

  • Setelah kelahiran (Masa Balita)

Beri asupan gizi yang cukup, ASI Eksklusif antara 0 – 6 bulan, karena pada usia tersebut merupakan Usia Emas Anak. ASI dapat memberikan rasa aman, nyaman dan hubungan yang erat antara ibu dan bayinya. Setelah usia 6 bulan, ASI tetap diberikan dan beri makanan pendamping ASI. Menu sehat tidak berarti mahal tetapi bervariasi dan seimbang. Berikan stimulus atau rangsang untuk memunculkan kemampuan-kemampuan tertentu yang harus dipelajari lebih dahulu, misal meraih benda-benda, merespon terhadap panggilan dan lain sebagainya.


Sumber : Promosi Kesehatan Tumbuh Kembang Anak Rumah Sakit Jogja

Tips Mengontrol Asma

info kesehatan kitaTips Mengontrol AsmaSerangan asma yang terjadi seringkali mengganggu aktivitas penderitanya dalam kehidupan sehari-hari, juga membuat panik keluarga.Sebenarnya penyakit asma ini bukanlah penyakit yang menakutkan. Penyakit asma dapat dikendalikan, kambuhannya dapat dicegah agar tidak sering timbul dan dapat diatasi dengan cara mengkontrolnya. Berikut ini beberapa strategi untuk mengontrol asma :

  1. Mengetahui dengan jelas tentang penyakit asma, Seseorang yang mengidap asma sebaiknya mengenal dengan jelas seluk beluk penyakit yang dideritanya. Mengetahui dengan jelas apa sebenarnya penyakit asma yang dideritanya itu. Pengenalan tentang asma ini sebaiknya bukan hanya untuk pasien yang menderita asma saja, tetapi juga kepada keluarganya. Dengan mengetahui dengan jelas penyakit yang di deritanya akan terbentuk sebuah motivasi positif dalam diri pasien dan keluarga untuk mengatasi asma yang diderita;
  2. Mengenal faktor-faktor yang memicu kambuhnya serangan asma, Serangan asma biasanya diawali oleh faktor-faktor pemicu yang membuat penyakit ini kambuh. Dengan mengetahui, mempelajari serta memahami faktor-faktor pemicu timbulnya serangan asma yang terjadi, penderita dapat mengkontrol agar asmanya tidak sering kambuh. Faktor-faktor pemicu serangan asma pada setiap penderita asma tidaklah sama. Faktor pemicunya dapat berupa alergi, perubahan udara, infeksi, makanan, kelelahan, obat-obatan maupun asap rokok. Sebagian besar serangan asma dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor pemicunya tersebut. Dengan mempunyai kesadaran yang penuh dari penderita asma untuk mengontrol faktor pemicunya kambuhan yang sering terjadi dan membahayakan penderita tersebut dapat dihindari;
  3. Pengobatan asma, Pengobatan tidak hanya dilakukan ketika serangan asma terjadi, tetapi juga saat tidak terjadi serangan. Pasien perlu memahami obat yang harus digunakan pada waktu serangan dan di luar serangan. Pada prinsipnya, pengobatan asma disesuaikan dengan berat penyakitnya. Obat asma terbagi dalam dua kelompok, yaitu obat rutin dan obat darurat (emergency). Obat rutin adalah obat yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan asma. Obat ini dipakai secara terus menerus dalam jangka waktu yang relatif lama, tergantung pada berat ringannya penyakit asma yang diderita. Obat rutin ini harus digunakan setiap hari, untuk mencegah terjadinya kambuhan serangan dan bertambah beratnya penyakit asma itu. Obat emergency adalah obat yang harus segera digunakan ketika serangan asma datang. Obat ini berfungsi untuk meredakan serangan atas asma yang sedang terjadi. Penggunaan obat ini dapat mencegah timbulnya serangan asma yang berat. Bila serangan sudah dapat diatasi, obat emergency tak diperlukan lagi;
  4. Olahraga teratur, Banyak orang yang mengatakan bahwa penderita asma tak boleh berolahraga, karena akan memicu timbulnya serangan asma. Pendapat ini sungguh tidak benar. Penderita asma justru harus melakukan olahraga secara teratur. Penderita asma sering mengalami sesak nafas, sehingga perlu adanya latihan olahraga pada tubuhnya agar otot-otot yang ada dalam tubuh dapat bekerja secara teratur, terutama otot-otot pada fungsi pernafasan. Sebelum melakukan olahraga sebaiknya penderita asma melakukan latihan pemanasan terlebih dahulu. Jika perlu, dapat menggunakan obat sebagai pencegahan sebelum melakukan aktivitas olahraga;
  5. Secara teratur mengkontrol asma ke dokter, Penderita asma sebaiknya melakukan kontrol secara teratur ke dokter. Dengan melakukan kontrol secara teratur ini penderita dapat mengetahui dengan jelas bagaimana perkembangan dari penyakit yang dideritanya, dan mungkin pula dilakukan penyesuaian atas obat-obat yang dipergunakannya sesuai dengan kondisi tubuhnya. Ketika melakukan kontrol ke dokter itu perlu adanya komunikasi yang baik antara dokter dengan pasien dan juga keluarganya. Pasien jangan malu untuk banyak menanyakan perkembangan penyakitnya dan dokter pun jangan pelit untuk memberikan penjelasan agar pasien mengerti dan memahami penyakitnya. Dengan disiplin dan rutin mengontrol asma yang dideritanya, para penderita asma dapat hidup secara normal dan wajar. Mengurangi serangan yang akan terjadi dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari yang dilakukan.

Hidup dengan asma tidak lagi bermasalah dengan kontrol asma anda ?.

peluang usaha

Tips Menurunkan Tekanan Darah

info kesehatan kita

Anda bisa menurunkan resiko penyakit Hypertensi & Diabetes dengan menjaga tekanan darah dalam rentang normal. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah dalam rentang normal :

  1. Berhenti merokok, merokok dapat mengurangi suplai oksigen ke organ-organ tubuh, meningkatkan kadar kolesterol dan meningkatkan tekanan darah. Karena itu berhenti merokok merupakan langkah utama dalam mengontrol tekanan darah dan diabetes.
  2. Turunkan Berat Badan, pengurangan berat badan berkaitan dengan penurunan tekanan darah, caranya dengan mengurangi asupan lemak dan kalori serta berolahraga secara teratur.
  3. Modifikasi diet, anda dapat melakukan modifikasi diet dengan mengkonsultasikan caranya sesuai dengan petunjuk dokter dan atau ahli gizi.

Terima Kasih, Semoga bermanfaat. ^^ (/qdal)

Sumber : Majalah CDK Agustus – September 2010

Tips cara pencegahan ISPA pada anak

info kesehatan kita

Salah satu penyakit yang diderita oleh masyarakat terutama adalah ISPA. Infeksi saluran napas akut dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan, hidung, sinus, faring, atau laring.

ISPA merupakan penyakit yang menyerang balita dan sekian dari beberapa korban harus di rawat inap di rumah sakit karena penyakit yang membahayakan. Serangan di saluran pernapasan pada masa bayi dan anak bisa menimbulkan kecacatan hingga dewasa.
Berikut beberapa tips pencegahan ISPA :
  • Jauhkan anak dari penderita batuk;
  • Jangan merokok di dekat anak;
  • Beri makanan bergizi setiap hari;
  • Jaga kebersihan lingkungan dan sirkulasi udara di sekitar rumah.

TIPS PENGOBATAN DEMAM PADA ANAK

info kesehatan kita

Demam tidak selalu dianggap penyakit, tapi itu merupakan reaksi positif tubuh . Demam bisa menjadi indikator adanya infeksi dalam tubuh, atau reaksi positif tubuh karena terjadi penumpukan toksik (racun) dalam system tubuh yang terlalu banyak sehingga tubuh harus menghasilkan ekstra panas dengan peningkatan suhu tubuh guna membakar/menetralisir kelebihan racun yang harus dibuang yang tidak bisa diproses dengan suhu normal tubuh. Buat anak jangan coba-coba ya, berikut pengobatan demam pada anak, semoga bermanfaat!
  • jika demam tidak tinggi (< 38.5 derajat Celcius) berikan cairan lebih banyak seperti minum lebih banyak dan ASI lebih sering dari biasanya.
  • jika demam tinggi (< 38.5 derajat Celcius) berikanlah paracetamol dan cairan lebih banyak seperti minum lebih banyak dan ASI lebih sering dari biasanya.
  • DEMAM ITU SENDIRI BUKAN INDIKASI UNTUK PEMBERIAN ANTIBIOTIK, KECUALI PADA BAYI KURANG DARI 2 BULAN JIKA ADA DEMAM HARUS DIRUJUK DAN JANGAN BERIKAN PARASETAMOL UNTUK DEMAMNYA.
  • Dosis parasetamol untuk demam tinggi (< 38.5 derajat celcius) diberikan tiap 6 jam sampai demam reda

umur atau
berat badan
tablet
500 mg
tablet
100 mg
sirup 120 mg
/ 5 ml
2 bulan – < 6 bulan 1/8 1/2 2.5 ml 1/2 sendok takar
6 bulan – < 3 tahun 1/4 1 5 ml 1 sendok takar
3 tahun – < 5 tahun 1/2 2 7.5 ml 1 1/2 sendok takar

Sumber: Depkes RI, Pedoman Pemberantasan Penyakit ISPA, 2001


peluang usaha