Penyakit Pada Bayi : Sembelit

Penyakit Pada Bayi : Diare

Penyakit Pada Bayi : Sembelit – Apakah bayi anda pernah rewel karena sulit buang air besar atau sembelit ? Tinja keras dan sulit dikeluarkan oleh bayi, kadangkala disertai darah. Sembelit sering terjadi pada bayi yang mulai diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Oleh karena itu, perhatikanlah jenis, frekuensi dan konsentrasi/ kekentalan saat memberikan MPASI di awal pemberiannya agar tidak menimbulkan sembelit pada bayi.

Di awal pemberian MPASI, perbanyak asupan serat dari sayur dan buah-buahan. Sayur dan buah dapat melunakkan kotoran/ tinja. Seimbangkan pemberian MPASI pada bayi agar buang air besarnya tidak keras dan gampang dikeluarkan oleh bayi. Konsentrasi/ kekentalan MPASI juga perlu dipertimbangkan saat awal pemberian pertama. Jangan langsung memberi makanan padat, karena organ pencernaan bayi akan “kaget” yang dapat menyebabkan sembelit. Oleh karena itu berikan MPASI pertama kali dengan kekentalan yang sangat cair terlebih dahulu. Secara bertahap 1 sampai 2 minggu lakukan pengentalan MPASI. Selain jenis dan konsentrasi, frekuensi pemberian juga perlu diperhatikan. Pemberian MPASI di awal waktu yang terlalu banyak dan sering akan menyebabkan sembelit. Di awal pemberian MPASI berikan 1x sehari selama 1 minggu dahulu. Apabila aktivitas gerakan bayi sudah mulai banyak, maka makin banyak energi yang dibutuhkan. Sehingga bayi akan menjadi cepat merengek karena lapar. Tambahkanlah frekuensi menjadi 2 sampai 3 kali sehari.
Ketika bayi mengalami sembelit, janganlah panik. Terapi yang mungkin dapat membantu mengatasi sembelit adalah melakukan pemijatan. Pijatlah di daerah perut secara perlahan dan gosok perut searah jarum jam. Tempelkan tangan di pusar bayi dan lakukan pemijatan dengan melingkar kemudian naik turun ke dan dari arah pusar. Kemudian letakkan bayi secara terlentang dan angkat perlahan kedua kakinya. Gerakkan kaki bayi seolah sedang menggowes sepeda. Gerakan ini dapat membantu masalah kembung dan sembelit pada bayi. Berendam di air hangat juga dapat membantu melemaskan otot-otot sehingga buang air besar bayi lancar.
Sekian artikel mengenai penyakit pada bayi yang kali ini membahas tentang sembelit sebagai kelanjutan dari artikel sebelumnya tentang diare pada bayi. Semoga dapat menjadi bekal pengetahuan untuk para orang tua. Artikel depan Insyaallah akan dibahas penyakit pada bayi mengenai ruam popok. Salam Info Kesehatan Kita.

Penyakit pada bayi : Diare

Penyakit Pada Bayi : Diare

Penyakit pada bayi : Diare – Fungsi imunitas bayi masih belum sempurna. Sehingga beragam gangguan kesehatan dapat diderita oleh bayi. Dalam beberapa artikel ke depan, Info Kesehatan Kita akan secara khusus mengulas beberapa penyakit yang biasa diderita bayi yang disertai cara penanganannya agar dapat menjadi bekal pengetahuan untuk para orang tua. Pada artikel kali ini pertama kali akan mengulas mengenai diare.

Diare dapat dialami oleh bayi, terlebih jika orang tua kurang menjaga kebersihan lingkungan sekitar bayi. Penyakit diare pada bayi ditandai dengan keluarnya tinja encer yang frekuensi buang air besarnya lebih dari 3 kali sehari. Terkadang disertai dengan muntah dan demam. Namun pandai-pandailah dalam memilah tinja encer pada bayi. Ketika bayi mengkonsumsi ASI Eksklusif, tinja bayi akan encer tetapi ada ampasnya dan frekuensi buang air besarnya dapat mencapai 10 kali pada 2 minggu pertama. Sedangkan mencret air saja maka bayi akan terlihat kehausan, rewel dan demam.
Penanganan penyakit diare pada bayi yang utama adalah menjaga kebersihan. Jagalah kebersihan perlengkapan bayi seperti popok, perlengkapan ASI, dll. Ketika menyentuh bayi usahakan tangan dalam posisi bersih. Ketika frekuensi buang air besar bayi lebih banyak dari biasanya dan terlihat encer, tingkatkanlah pemberian ASI Eksklusif lebih dari biasanya. Perlu diketahui bahwa ASI mengandung bahan yang mampu membunuh mikroorganisme penyebab diare. Untuk mencegah dehidrasi, berikan oralit yang aman bagi bayi. Jika bayi diare disertai darah segera periksakan penyakit pada bayi tersebut ke dokter spesialis anak terdekat. Demikian artikel penyakit pada bayi mengenai diare. Semoga bermanfaat.

Pemfigus

Info Kesehatan Kita
PemfigusPemfigus adalah penyakit lepuh yang bersifat kronis (kambuh-kambuhan), menyerang kulit dan selaput lendir, serta dapat berakibat fatal (kematian) jika tidak ditangani secara tepat. Pemfigus bukan penyakit infeksi, menular atau diturunkan, melainkan sebagai reaksi tubuh terhadap zat yang terkandung pada kulit atau selaput lendir diri sendiri. Pengelupasan kulit yang luas, infeksi tambahan serta pengobatan yang tidak tepat dapat berakibat penyakit semakin berat bahkan menyebabkan kematian. Gejala dan tanda Pemfigus antara lain sebagai berikut :
  • Pemfigus sering menyerang orang dewasa;
  • Biasanya diawali dengan lepuh atau sariawan di mulut dan menyebar ke kulit dalam beberapa minggu atau bulan;
  • Lepuh berisi cairan putih keruh yang mudah pecah sehingga akan menimbulkan luka. Selain itu dapat disertai rasa nyeri dan perih dan kadang berdarah;
  • Lepuh dapat terjadi di kepala, wajah, dada, ketiak, selangkangan dan perut;
  • Akibat sariawan di mulut, penderita akan merasa malas makan dan nafsu makan menurun sehingga tubuh menjadi lemah;
Bagaimana pengobatan Pemfigus ?
Pemfigus dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat seperti obat-obatan antiradang, antibiotik, imunomodulator dengan dosis tepat dan diminum secara teratur serta menghindari faktor-faktor pemicu. Segeralah berobat ke dokter kulit… semoga bermanfaat. Salam info kesehatan kita.

Urtikaria


UrtikariaUrtikaria adalah pembengkakan berwarna merah dan pucat bersifat terbatas pada kulit (urtika) yang terasa gatal. Urtikaria sering juga disebut dengan biduren dalam bahasa jawa. Gejalanya bersifat sementara saja namun kambuhan. Jika Urtikaria parah, dapat terjadi pembengkakan jaringan lunak seperti bibir dan kelopak mata. Ada 2 jenis urtikaria yaitu urtikaria akut (apabila terjadi selama < 6 minggu) dan urtikaria kronis (apabila terjadi selama > 6 minggu).
Apa Penyebab Urtikaria ?
Penyebab urtikaria dapat terbagi menjadi proses alergi dan proses non alergi. Untuk proses alergi urtikaria terjadi karenan alergi terhadap makanan tertentu, obat tertentu, tepungsari, tungau debu rumah, dll. Urtikaria yang terjadi karena proses non alergi misalnya gigitan serangga, tekanan pada kulit, suhu dingin, keringat, beban psikologis dan penyakit tertentu seperti gangguan liver, gigi berlubang, gangguan pencernaan, dll.
Apa Urtikaria bisa sembuh ?
Sebagian besar penderita Urtikaria tidak bisa sembuh tuntas namun jika kambuh dapat dikelola supaya sembuh/ tidak kambuh lagi. Prinsip pengelolaan Urtikaria adalah menghindari penyebabnya, mencegah timbulnya gejala dan menghilangkan gejalanya. Konsultasikan penyakit urtikaria dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.
Semoga bermanfaat. Salam Info Kesehatan Kita.

Vertigo

Vertigo | Info Kesehatan Kita


VertigoVertigo merupakan halusinasi gerakan dimana seseorang merasa lingkungan disekitarnya serasa berputar atau orang tersebut merasa berputar mengelilingi lingkungan sekitar dan disertai dengan gejala lain misalnya mual dan muntah. Hal ini timbul akibat gangguan sistem kekebalan tubuh. Seseorang akan mampu berorientasi terhadap ruangan atau lingkungan disekitarnya berkat adanya informasi yang diterima oleh sistem indera kita. Sistem vestibuler, sistem penglihatan (visual) dan rasa dala (propioseptik) menjadi sistem indera yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan orientasi ruangan. Kontribusi terbesar dalam menjaga keseimbangan dan orientasi ruangan adalah sistem vestibuler sebesar 50% yang diikuti sistem visual dan sistem propioseptik. Sistem vestibuler ini terletak di telinga, batang otak, otak besar dan otak kecil. Vertigo timbul apabila terdapat kelainan pada sistem keseimbangan tersebut atau kerusakan pada serabut saraf yang menghubungkan antara sistem tersebut.

peluang usaha

Vertigo merupakan kumpulan gejala atau satu sindrom yang terdiri dari gejala somatik (rasa tidak seimbang), dan gejala otonomik (pucat, peluh dingin, mual, muntah). Vertigo berat terjadi dimana lingkungan sekitar serasa berputar cepat yang disertai dengan mual, muntah dan hilang keseimbangan. Jika hal tersebut terjadi tidak jarang yang tidak berani membuka mata atau berubah posisi karena takut akan memperberat vertigo yang dirasakan. Vertigo merupakan gejala yang dapat ditimbulkan oleh bermacam penyakit. Vertigo dapat disembuhkan dengan memperbaiki ketidakseimbangan vestibuler melalui modilasi transmisi saraf dengan obat-obat khusus vertigo. Semoga kita sehat selalu. Salam info kesehatan kita.

KANKER SERVIKS

Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).

info kesehatan kita

kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal.Akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.

Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

Gejala kanker serviks tingkat lanjut :

  • munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • perdarahan di luar siklus menstruasi.
  • penurunan berat badan drastis.
  • Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
  • juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

Masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) penyakit ini terbilang cukup lama, sehingga penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai langkah untuk mengatasinya.

Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks.

Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35-50 tahun, terutama Anda yang telah aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Hubungan seksual pada usia terlalu dini bisa meningkatkan risiko terserang kanker leher rahim sebesar 2 kali dibandingkan perempuan yang melakukan hubungan seksual setelah usia 20 tahun.

Kanker leher rahim juga berkaitan dengan jumlah lawan seksual. Semakin banyak lawan seksual yang Anda miliki, maka kian meningkat pula risiko terjadinya kanker leher rahim. Sama seperti jumlah lawan seksual, jumlah kehamilan yang pernah dialami juga meningkatkan risiko terjadinya kanker leher rahim.

Anda yang terinfeksi virus HIV dan yang dinyatakan memiliki hasil uji pap smear abnormal, serta para penderita gizi buruk, juga berisiko terinfeksi virus HPV. Pada Anda yang melakukan diet ketat, rendahnya konsumsi vitamin A, C, dan E setiap hari bisa menyebabkan berkurangnya tingkat kekebalan pada tubuh, sehingga Anda mudah terinfeksi.

peluang usaha

Bagaimana cara mendeteksinya?

Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker Serviks atau kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka).
Menggunakan asam asetat cuka adalah yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).
upaya pencegahannya yaitu dengan cara :

  • tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti
  • rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
  • dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
  • dan tentunya memelihara kesehatan tubuh

Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya.
Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan erapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.
Pilih mana? mencegah dengan vaksinasi atau anda memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoteraphy yang masih juga belum ada jaminan sembuh? Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Artikel Terkait : GOLDEN TISSUE

KUSTA

info kesehatan kitaApakah penyakit kusta itu?

Kusta adalah penyakit infeksi menular bersifat menahun, yang disebabkan oleh kuman kusta (M. Leprae / Bakteri Tahan Asam). Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi, dapat pula menyerang jaringan tubuh lainnya kecuali otak. Penyakit ini bukan merupakan penyakit keturunan.

Apakah gejala penyakit Kusta?
Kelainan kulit berupa bercak putih seperti panu ataupun bercak kemerahan yang disertai kurang rasa / hilang rasa. tidak gatal dan tidak sakit. Bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan.

Bagaimanakah penularan penyakit Kusta?
Penularan terjadi dari penderita kusta basah yang tidak diobati ke orang lain melaui pernafasan / kontak kulit yang lama. Tidak semua orang dapat tertular penyakit kusta, kurang lebih 5% yang dapat tertular. Orang yang sudah tertular kusta pun sebagian besar dapat sembuh sendiri karena daya tahan tubuh yang baik. Penyakit ini tidak menular lewat makanan atau alat makan.

Bagaimana memastikan bahwa seseorang menderita Kusta?
Jika ada bercak putih seperti panu atau kemerahan dan hasil tes rasa raba dengan menggunakan ujung kapas yang sudah dilancipkan tidak ada rasa raba, maka seseorang dapat dinyatakan menderita penyakit kusta.

Tipe penyakit Kusta :

  • Tipe Pansi Basiler (Kusta Kering), jumlah bercak kulit yang mati rasa 1-5, ada 1 kerusakan saraf tepi dan pada pemeriksaan labolatorium tidak ditemukan kuman kusta (bakteri tahan asam negatif).
  • Tipe Multi Basiler (Kusta Basah), jumlah bercak kulit yang mati rasa lebih dari 5, kerusakan saraf tepi lebih dari 1 dan pada pemeriksaan labolatorium ditemukan kusta (bakteri tahan asam positif)

Apakah Cacat Kusta itu?
Cacat kusta adalah cacat akibat kuman kusta yang menyerang saraf penderita. Cacat bisa terjadi juga akibat lika di tangan dan atau di kaki penderita yang mati rasa. Cacat kusta terjadi akibat penderita terlambat ditemukan sehingga terlambat diobati.

“Indonesia Bebas Kusta, Tanggung Jawab Kita Bersama”

Cegah cacat kusta dengan segeralah berobat ke sarana pelayanan kesehatan bila ditemukan kelainan kulit berupa bercak seperti panu/ kemerahan yang mati rasa.

Sumber : Informasi ” Sardjito Skin Care ” RSUP DR. SARDJITO Yogyakarta

peluang usaha


LEPTOSPIROSIS

info kesehatan kita

Leptospirosis itu apa?
Leptospirosis adalah penyakit manusia dan hewan dari kuman dan disebabkan kuman Leptospira yang ditemukan dalam air seni dan sel-sel hewan yang terkena.

Gejalanya apa saja?
Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, gerah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu.

Ada penderita Leptospirosis yang lebih lanjut mendapat penyakit parah, termasuk penyakit Weil yakni kegagalan ginjal, sakit kuning (menguningnya kulit yang menandakan penyakit hati) dan perdarahan masuk ke kulit dan selaput lendir. Pembengkakan selaput otak atau Meningitis dan perdarahan di paru-paru pun dapat terjadi. Kebanyakan penderita yang sakit parah memerlukan rawat inap dan Leptospirosis yang parah malah ada kalanya merenggut nyawa.

Dampak jangka panjangnya apa?
Penyembuhan penyakit Leptospirosis ini bisa lambat. Ada yang mendapat sakit mirip kelelahan menahun selama berbulan-bulan. Ada pula yang lagi-lagi sakit kepala atau tertekan. Ada kalanya kuman ini bisa terus berada di dalam mata dan menyebabkan bengkak mata menahun.

Cara tersebarnya?
Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet kulit, dan kadang-kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur atau air yang dicemari air kencing hewan pun dapat menjadi sumber infeksi. Makan makanan atau minum air yang tercemar juga kadang-kadang menjadi penyebab penyampaiannya.

Binatang apa saja yang umumnya terkena?
Berbagai binatang menyusui bisa mengidap kuman Leptospira. Di Australia, yang paling biasa adalah jenis tikus, anjing, binatang kandang dan asli, babi kandang maupun hutan, kuda, kucing dan domba. Binatang yang terkena mungkin sama sekali tak mendapat gejalanya atau sehat walafiat.

Siapa yang menghadapi bahaya?
Yang menghadapi bahaya adalah yang sering menyentuh binatang atau air, lumpur, tanah dan tanaman yang telah dicemari air kencing binatang. Beberapa pekerjaan memang lebih berbahaya misalnya pekerjaan petani, dokter hewan, karyawan pejagalan serta petani tebu dan pisang. Aneka kegemaran yang menyangkut sentuhan dengan air atau tanah yang tercemar pun bisa menularkan Leptospirosis misalnya berkemah, berkebun, berkelana di hutan, berakit di air berjeram dan olahraga air lainnya.

Pada umumnya Leptospirosis jarang terjadi di Australia kecuali di wilayah yang hangat dan lembab seperti NSW dan Queensland bagian timur laut. Ada sekitar 200 kejadian yang diteguhkan tiap tahun dalam taraf nasional, tapi mungkin masih banyak lagi yang ‘kelewatan’. Pria lebih sering terkena daripada wanita.

Caranya diagnosa?
Seorang dokter mungkin mencurigai Leptospirosis pada seorang yang bergejala, biasanya 1-2 minggu setelah terkena. Peneguhan penyakit ini biasanya dengan contoh darah yang akan menyatakan apakah terkena kuman ini. Untuk diagnosa pada umumnya diperlukan 2 kali contoh darah selang 2 minggu. Ada kalanya kuman bisa dibiakkan dari darah, cairan tulang punggung ke otak dan air seni.

Pengobatannya ada?
Pada umumnya Leptospirosis diobati dengan antibiotika seperti doxycycline atau penicillin. Berhubung ujicobanya makan waktu dan penyakitnya mungkin parah, dokter mungkin mulai memberi antibiotika itu sebelum meneguhkannya dengan ujicoba. Pengobatan dengan antibiotika dianggap paling efektif jika dimulai dini.

Cara mencegah Leptospirosis bagaimana?
Ada banyak cara mencegah Leptospirosis. Yang pekerjaannya menyangkut binatang:

  • Tutupilah luka dan lecet dengan balut kedap air.
  • Pakailah pakaian pelindung misalnya sarung tangan, pelindung atau perisai mata, jubah kain dan sepatu bila menangani binatang yang mungkin terkena, terutama jika ada kemungkinan menyentuh air seninya.
  • Pakailah sarung tangan jika menangani ari-ari hewan, janinnya yang mati di dalam maupun digugurkan atau dagingnya.
  • Mandilah sesudah bekerja dan cucilah serta keringkan tangan sesudah menangani apa pun yang mungkin terkena.
  • Jangan makan atau merokok sambil menangani binatang yang mungkin terkena. Cuci dan keringkan tangan sebelum makan atau merokok.
  • Ikutilah anjuran dokter hewan kalau memberi vaksin kepada hewan.

Untuk yang lain:

  • berenang di dalam air yang mungkin dicemari dengan air seni binatang.
  • Tutupilah luka dan lecet dengan balut kedap air terutama sebelum bersentuhan dengan tanah, lumpur atau air yang mungkin dicemari air kencing binatang.
  • Pakailah sepatu bila keluar terutama jika tanahnya basah atau berlumpur.
  • Pakailah sarung tangan bila berkebun.
  • Halaulah binatang pengerikit dengan cara membersihkan dan menjauhkan sampah dan makanan dari perumahan.
  • Jangan memberi anjing jeroan mentah.
  • Cucilah tangan dengan sabun karena kuman Leptospira cepat mati oleh sabun, pembasmi kuman dan jika tangannya kering.

Jika sampai jatuh sakit, bagaimana?
Jika jatuh sakit dalam minggu-minggu setelah mungkin terkena air seni binatang atau berada di lingkungan tercemar, laporkanlah hal itu kepada dokter.

Vaksinnya ada?
Bagi manusia tidak ada vaksin melawan Leptospirosis yang diizinkan di Australia. Ada vaksin guna mencegah Leptospirosis pada binatang (hewan, babi dan anjing) tetapi binatang yang sudah diberi vaksin pun masih rentan terhadap jenis lainnya yang tidak tercakup oleh vaksin ini.

Apa orang bisa ketularan lebih dari sekali?

Karena terdapat banyak jenis kuman Leptospira yang berlainan, mungkin saja seorang terkena jenis yang lain dan mendapat Leptospirosis lagi.

Apa pengidap Leptospirosis bisa menulari orang lain? Leptospirosis dapat ditularkan kepada orang lain misalnya penularan lewat kelamin atau air susu ibu, meskipun jarang. Kuman Leptospira dapat ditularkan lewat air seni selama berbulan-bulan setelah terkena.

NSW Multicultural Health Communication Service
Website: http://mhcs.health.nsw.gov.au
e-mail: mhcs@sesahs.nsw.gov.au

peluang usaha

BATU GINJAL

info kesehatan kitaPenyakit batu ginjal banyak dialami oleh penduduk Indonesia, terutama kaum pria. Faktor yang berperan pada pembentukan batu ginjal/ kandung kemih meliputi ras, keturunan, jenis kelamin, bakteri, kurang minum, air minum jenuh mineral, pekerjaan, makanan dan suhu tempat kerja.

  • Apakah itu batu ginjal? Batu ginjal adalah massa keras seperti “BATU” yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis. nefrolitiasis).

  • Bagaimanakah Gejalanya? Batu, terutama yang kecil, mungkin bisa tidak menimbulkan gejala. Namun bila ukuran cukup besar dapat menimbulkan gejala seperti : nyeri perut bagian bawah sampai dengan punggung yang hilang timbul, mual dan muntah, perut menggelembung, demam dan menggigil, buang air kecil disertai darah.

Batu dalam saluran kemih dapat menyebabkan infeksi akibat penyumbatan dan bila berlangsung lama dapat mengakibatkan hidronefrosis (ginjal terisi penuh dengan air) sampai akhirnya bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

  • Bagaimanakah cara pencegahannya? Cara pencegahannya adalah sebagai berikut :
  1. Dianjurkan minum air putih (8 – 10 gelas/hari)
  2. Diet rendah kalsium, kurangi konsumsi makanan seperti susu, telur, dll
  3. mengurangi konsumsi makanan yang mengandung oksalat seperti bayam, kangkung, kembang kol, cokelat, kacang-kacangan, merica dan teh
  4. mengurangi asupan daging dan sering mengkonsumsi buah semangka
  5. perhatikan kesehatan gigi

info kesehatan kita

  • Bagaimanakah cara mengatasinya? Apabila batu terlalu besar untuk dikeluarkan secara alamiah, operasi dapat dilakukan. Apabila batu berada di ureter, sistoskopi dapat digunakan melalui uretra dan batu dimanipulasi dengan kateter. Pengeluaran batu dari daerah lainnya (pada calix dan pelvis) memerlukan operasi dari samping atau perut bagian bawah. Prosedur yang disebut Percutaneus ultrasonic lithotripsy dan extracorporeal shock wave lithotripsy akan memecah batu ginjal menjadi fragmen kecil-kecil, sehingga dapat dikeluarkan secara alamiah atau dengan pengisapan.
peluang usaha

ABLASI RETINA

Ablasi retina adalah terlepasnya syaraf mata dari lapisan di bawahnya, dengan adanya cairan yang tertimbun di antaranya.

info kesehatan kita
Ablasi Retina terjadi karena adanya robekan retina, adanya tarikan terhadap retina atau pengeluaran cairan dari lapisan retina. Sebagian besar ablasi retina terjadi karena adanya robekan retina.

PENYEBAB
Pada umumnya penyebabnya bermacam-macam antara lain miop tinggi, trauma, infeksi atau penyakit bawaan. Hal ini mengakibatkan mata rantai estafet antara sel-sel syaraf yang berperan pada proses penglihatan terputus serta beberapa sel kehilangan pemberian makanan.

GEJALA
gejala awal yang dirasakan penderita adalah timbulnya kesan pada penglihatan adanya benda hitam berterbangan diikuti oleh timbulnya kilatan cahaya. Retina yang terlepas memberikan gejala hilangnya sebagian atau seluruh lapangan penglihatan bagaikan tertutup tirai.

PENANGANAN
Ablasi retina karena robekan retina ditangani secara operatif untuk menempelkan retina yang terlepas dari menutup retina yang robek. Keberhasilan penanganan dipengaruhi oleh lamanya ablasi, luasnya ablasi, ada /tidaknya komplikasi. Besarnya kemajuan ketajaman penglihatan pasca operasi ditentukan oleh kondisi retina. Apakah retina masih peka terhadap cahaya atau tidak? Sebelum operasi dilaksanakan penderita dianjurkan untuk tirah baring untuk mengurangi dan membatasi ablasi.

Sumber : Penyuluhan Kesehatan Masyarakat RS Mata DR. YAP Yogyakarta

peluang usaha