Pemfigus

Info Kesehatan Kita
PemfigusPemfigus adalah penyakit lepuh yang bersifat kronis (kambuh-kambuhan), menyerang kulit dan selaput lendir, serta dapat berakibat fatal (kematian) jika tidak ditangani secara tepat. Pemfigus bukan penyakit infeksi, menular atau diturunkan, melainkan sebagai reaksi tubuh terhadap zat yang terkandung pada kulit atau selaput lendir diri sendiri. Pengelupasan kulit yang luas, infeksi tambahan serta pengobatan yang tidak tepat dapat berakibat penyakit semakin berat bahkan menyebabkan kematian. Gejala dan tanda Pemfigus antara lain sebagai berikut :
  • Pemfigus sering menyerang orang dewasa;
  • Biasanya diawali dengan lepuh atau sariawan di mulut dan menyebar ke kulit dalam beberapa minggu atau bulan;
  • Lepuh berisi cairan putih keruh yang mudah pecah sehingga akan menimbulkan luka. Selain itu dapat disertai rasa nyeri dan perih dan kadang berdarah;
  • Lepuh dapat terjadi di kepala, wajah, dada, ketiak, selangkangan dan perut;
  • Akibat sariawan di mulut, penderita akan merasa malas makan dan nafsu makan menurun sehingga tubuh menjadi lemah;
Bagaimana pengobatan Pemfigus ?
Pemfigus dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat seperti obat-obatan antiradang, antibiotik, imunomodulator dengan dosis tepat dan diminum secara teratur serta menghindari faktor-faktor pemicu. Segeralah berobat ke dokter kulit… semoga bermanfaat. Salam info kesehatan kita.

Info Singkat Penyakit Kaki Gajah

Info Kesehatan Kita

Informasi Singkat Penyakit Kaki Gajah – Dalam dunia kesehatan, penyakit kaki gajah disebut sebagai Filariasis atau Elephantiasis. Penyakit ini merupakan golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing Filaria. Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk yang menghisap darah seseorang yang telah tertular sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva dan akan ditularkan ke orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghisap darah orang tersebut. Karena hal inilah filariasis dapat menular dengan sangat cepat. Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik laki-laki maupun perempuan. Penyakit Kaki Gajah bukanlah penyakit yang mematikan namun bagi penderitanya hal ini merupakan sesuatu yang dirasakan memalukan dan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Penyakit Kaki Gajah umumnya banyak terdapat pada wilayah tropis. Berdasarkan data dari WHO, urutan negara yang terdapat penderita penyakit kaki gajah adalah Asia Selatan (India dan Bangladesh), Afrika, Pasifik dan Amerika. Data terbaru ditemukan di daerah Asia Tenggara di wilayah Thailand dan Indonesia. Penyakit kaki gajah ini umumnya terdeteksi melalui pemeriksaan mikroskopis darah, namun sampai saat ini hal tersebut masih dirasakan sulit dilakukan karena microfilaria hanya muncul dan menampilkan diri dalam darah pada waktu malam hari selama beberapa jam saja (nocturnal periodicity).
Dietilkarbamasin {diethylcarbamazine (DEC)} merupakan satu-satunya obat Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah yang ampuh baik untuk filariasis bancrofti maupun malayi, bersifat makrofilarisidal dan mikrofilarisidal. Obat ini tergolong murah, aman dan tidak ada resistensi obat. Penderita yang mendapatkan terapi obat ini mungkin akan memberikan reaksi samping sistemik dan lokal yang bersifat sementara dan mudah diatasi dengan obat simtomatik.
bisnis

Pencegahan Penyakit Kaki Gajah bagi penderita penyakit gajah diharapkan kesadarannya untuk memeriksakan ke dokter dan mendapatkan penanganan obat-obatan sehingga tidak menyebarkan penularan kepada masyarakat lainnya. Untuk itulah perlu adanya pendidikan dan pengenalan penyakit kepada penderita dan warga sekitarnya. Pemberantasan nyamuk diwilayah masing-masing sangatlah penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal terpenting untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk diwilayah tersebut. Demikian sedikit informasi mengenai Penyakit Kaki Gajah, semoga bermanfaa! Salam Info Kesehatan Kita.

Cokelat dan Tekanan Darah Tinggi

Cokelat dan Tekanan Darah Tinggi | Info Kesehatan Kita
Cokelat Dan Tekanan Darah Tinggi – Tahukah anda ? Alternatif baru “pengobatan” bagi penderita darah tinggi, yakni dengan mengunyah sebatang cokelat. Pengobatan yang mudah dan murah bukan ! Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kokoa lebih efektif untuk menurunkan tensi / tekanan darah dibandingkan dengan minum secangkir teh hijau atau teh hitam. Hal ini ditemukan oleh tim peneliti dari Jerman yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Archieves of Internal Medicine. Kokoa maupun teh sebenarnya sama-sama mengandung polyphenols, zat kimia yang dikenal mampu mencegah penyakit jantung. Polyphenols banyak ditemui pada buah dan sayur, namun polyphenol yang dijumpai pada cokelat berbeda dengan teh, yakni jenis procyandis yang bekerja lebih aktif. Dengan mengkonsumsi cokelat tekanan darah akan turun, setara dengan orang yang mengonsumsi obat-obatan penurun darah tinggi. Turunnya tekanan darah karena makan cokelat juga diduga bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung atau stroke sampai 20 persen. Namun jangan tergesa-gesa untuk memborong cokelat. Karena Cokelat pekat (dark chocolate) termasuk tinggi kalori, lemak dan gula, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. “Selama dikonsumsi secukupnya, cokelat bisa dipertimbangkan untuk menurunkan tekanan darah“. Semoga kita sehat selalu. Salam Info Kesehatan Kita.